Skip to main content

Cara Memasang LNB

Cara memasang LNB C-Band
Lnb (Low Noise Block) merupakan penerima frekuensi signal dari satelit untuk dirubah (converter) menjadi data visual maupun audio melalui receiver. Dalam bentuk gelombang yang diterima, terdiri dari 2 tipe LNB sehingga perbedaan tingkat frekuensi bisa berbeda. LNB C-Band merupakan lnb dengan frekuensi yang rendah, rata-rata frekuensi 4 digit dan simbol rate 5 digit. Sedangkan LNB KU-Band memiliki frekuensi LNB di atas C-Band (Universal). LNB adalah jantung dari sebuah parabola, hardware paling vital sebagai penerima (Receive) awal dari satelit untuk dibaca oleh receiver parabola.

Pemasangan parabola pasti dihadapkan dengan pemasangan LNB baru pada tiang fokus parabola. Pemasangan yang benar merupakan harga mati jika tidak mau dua hari dua malam menyetel parabola. Memang pointing payung parabola bukan hal yang mudah, namun itu semua didasari pada awal pemasangan LNB yang benar sesuai dengan titik koordinat lnb yang disejajarkan dengan mount parabola.

Itu tadi sedikit gambaran pemasangan LNB, sekarang masuk ke topic utama dalam pemasangan LNB pada parabola. Kali ini yang dijelaskan menggunakan LNB tipe C-Band dengan spesifikasi Dual LNB , berikut langkah-langkahnya :

1.       Pasang piringan LNB terlebih dahulu pada tiang focus parabola, dengan mengunci piringan menggunakan baut yang terdapat pada kotak LNB. Kencangkan baut dengan bantuan kunci 10 agar dipastikan kuat.
2.      Kemudian ambil LNB yang memiliki dua output yakni output ke (RCV) receiver dan LNB. Pasang pada lubang piringan LNB yang pertama, dengan ketinggian 40. Ketinggian lnb dapat dilihat pada bagian bawah lnb. Setelah ketinggian diatur sesuai rekomendasi, selanjutnya lihat bagian atas lnb, disitu ada semacam derajat kemiringan dan 0 pada parameter tersebut diarahkan lurus ke arah depan. Setelah selesai maka kunci lnb dengan baut yang disediakan, jangan terlalu kencang cukup sampai lnb tidak dapat berputar, jika terlalu kencang maka arah 0 akan memutar dengan sendirinya.
3.      Pemasangan LNB yang kedua, pasang pada lubang piringan yang kedua dan masih sama seperti lnb yang pertama dengan ketinggian 40, namun pada lnb yang kedua ini 0 dihadap berlawan dengan 0 lnb yang pertama.



Setelah pemasangan lnb telah sesuai maka hubungkan kedua lnb dengan kabel jumper pada kotak lnb. Dan masukkan kabel coaxial melalui lubang bawah tiang focus sampai keluar pada ujung dekat lnb yang terpasang. Pasang kabel ke LNB yang kedua pada port LNB. Dan selesai tinggal masukkan tiang focus ke paying parabola dan parabola sudah siap untuk pointing.  





Comments

Popular posts from this blog

Frequency Satelite PAKSAT 1

Satelit PAKSAT 1 merupakan satelite yang mencakup area indonesia (beam indonesia) sehingga dapat diakses untuk ditangkap melalui signal frekuensi LNB parabola hampir diseluruh indonesia. Satelit Paksat 1 diluncurkan pada Akhir Januari di tahun 1996 yang merupakan awal dari peluncuran satelit  lainnya.  Satelit Paksat1 merupakan satelit milik negara pakistan, dengan slot-slot yang diisi oleh beberapa channel-channel dari negara Pakistan maupun negara tetangga-nya. Dengan kerja sama yang dijalin dengan negara lain, maka semakin menambah saluran yang bersanding pada daftar channel di satelit Paksat ini. Saluran yang disuguhkan pada satelit ini dimulai dari berita-berita  dalam dan luar negeri, film drama/sinetron, saluran musik hingga saluran yang bersifat religi. Secara keseluruhan channel-channel yang ada pada satelit Paksat1 ini bersifat FTA (Free to Air) gratis untuk di akses, cukup dengan pemasangan parabola satelit. Parabola merupakan rangkaian hardware dan softwar...

Menyetel arah parabola - setting parabola

Cara setting parabola gampang Sebelum kita ke pokok permasalahan gan, kita cerita sedikit tentang incaran siaran apa yang mau dituju. Setelah kita telah menentukan channel/siaran apa yang dicari apakah siaran lokal Indonesia atau channel luar seperti siaran Arab Mekah, Madinah, siaran Tiongkok, Lotus dll. Untuk tutorial kali ini ane jelasin tentang setting satellite Palapa D dan Telkom dengan channel local Indonesia lengkap serta plus siaran dakwah islam seperti rodja, insan, wesal, tahfidz tv, share channel, surau, niaga,mensahe dll. Berikut langkah-langkah setting-nya gan : Kita siapkan terlebih dahulu alat dan bahan sebelum setting, dengan spesifikasi parabola diameter minimal 8 feet (semakin besar semakin bagus hasil gambar gan), LNB F double 2 satelite, Tv dan receiver untuk settingnya harus disiapkan juga gan, serta kunci inggris, kunci 12-13 dan kunci 14-15. Setelah parabola telah siap dirakit dan berdiri tegak di atas tiang nya, lalu cek kabel yang terhubung dengan LNB ...

Frequency satelite ABS 2

Satelit ABS2 adalah satelit yang diluncurkan pada oktober 2010 dengan derajat kemiringan 75 bujur timur. Frekuensi saluran pada satelit ini berisi beberapa channel RRC dan channel Taiwan. Tipe LNB yang sesuai dengan frekuensi channel yaitu tipe LNB C-Band dan frekuensi LNB 5150. Channel-channel yang terdapat pada satelite  ABS2  ini ialah channel yang bersifat FTA (Free to Air) dapat diakses secara gratis melalui parabola. Untuk dapat tracking satelit  ABS2 , melalui parabola dengan specifikasi payung parabola minimal 8 feed, menggunakan LNB C-Band dan Digital HD ataupun Mpeg-4. Kemudian dengan arah payung parabola, pada derajat kemiringan 75 o  East. Untuk dapat menemukan channel pada satelit  ABS2 , dapat dilakukan melalui 2 cara mode scan, yakni mode scan auto atau mode scan manual. Untuk mode scan auto yakni masuk pada menu kemudian pilih Instalasi dan cari scan otomatis, terakhir pilih satelit  ABS2 , kemudian pada mode scan pilih Blind sca...