Skip to main content

cara menambah satelit baru pada receiver - how to add a new satelite the receiver

Receiver parabola merupakan perangkat keras (Hardware) penerima signal untuk diteruskan dan ditranlate menjadi visual dan audio pada layar monitor. Receiver pada umumnya telah di setting oleh pabrik dan barang tentu tidaklah update, oleh karena itu tidak sesuai dengan keinginan kita.
Scan otomatis merupakan langkah yang cukup mudah dilakukan, namun itu secara prosedur teknis-nya dan jika penerapan dalam praktek maka cukup sulit. Kenapa sulit, hal ini karena sebelum melakukan scan kita harus mengarahkan payung parabola secara tepat dengan derajat kemiringan dari satelit yang akan kita track untuk di scan. Dan jika kita melakukan pointing arah paying parabola yang tepat, maka hal ini akan menguras sedikit keringat dan juga waktu bagi yang belum mahir. Setelah melewati pointing payung parabola maka kita dapat melakukan scan dan mendapatkan channel yang kita inginkan.
Kendala yang sering kita temui saat akan melakukan scan pada receiver parabola ialah tidak adanya beberapa satelit yang akan kita tracking. Untuk itu cara mengatasinya ialah dengan membuat sendiri secara manual dengan panduan berikut pada receiver parabola anda :
1.      Tekan tombol menu pada remote receiver parabola
2.      Pilih instalasi dan pilih “Daftar Satelit”
3.      Kemudian pilih tambah/buat/new satelit, dengan menekan tombol berwarna biru pada remote receiver.
4.      Setelah itu kita tinggal isi nama satelit yang ingin kita buat dan derajat kemiringannya (longitidue)
5.      Pilih simpan, dengan menekan tombol Exit dan pilih ya untuk save.

Setelah berhasil mendaftarkan satelit yang baru, langkah berikutnya mengecek satelit tersebut melalui daftar satelit. Pilih menu kemudian instalasi lalu pilih daftar satelit, arahkan kursor pada nama satelit dan geser kearah kanan berkali-kali pada remote, hingga muncul nama satelit yang telah dibuat tadi.

Untuk melakukan scan, dapat menekan tombol biru pada remot receiver parabola, lalu pilih mode scan dan tekan ok.
Itu tadi sedikit langkah-langkah dalam menambah satelit baru pada receiver parabola. Thanks for visit.

Comments

Popular posts from this blog

Frequency Satelite PAKSAT 1

Satelit PAKSAT 1 merupakan satelite yang mencakup area indonesia (beam indonesia) sehingga dapat diakses untuk ditangkap melalui signal frekuensi LNB parabola hampir diseluruh indonesia. Satelit Paksat 1 diluncurkan pada Akhir Januari di tahun 1996 yang merupakan awal dari peluncuran satelit  lainnya.  Satelit Paksat1 merupakan satelit milik negara pakistan, dengan slot-slot yang diisi oleh beberapa channel-channel dari negara Pakistan maupun negara tetangga-nya. Dengan kerja sama yang dijalin dengan negara lain, maka semakin menambah saluran yang bersanding pada daftar channel di satelit Paksat ini. Saluran yang disuguhkan pada satelit ini dimulai dari berita-berita  dalam dan luar negeri, film drama/sinetron, saluran musik hingga saluran yang bersifat religi. Secara keseluruhan channel-channel yang ada pada satelit Paksat1 ini bersifat FTA (Free to Air) gratis untuk di akses, cukup dengan pemasangan parabola satelit. Parabola merupakan rangkaian hardware dan softwar...

Menyetel arah parabola - setting parabola

Cara setting parabola gampang Sebelum kita ke pokok permasalahan gan, kita cerita sedikit tentang incaran siaran apa yang mau dituju. Setelah kita telah menentukan channel/siaran apa yang dicari apakah siaran lokal Indonesia atau channel luar seperti siaran Arab Mekah, Madinah, siaran Tiongkok, Lotus dll. Untuk tutorial kali ini ane jelasin tentang setting satellite Palapa D dan Telkom dengan channel local Indonesia lengkap serta plus siaran dakwah islam seperti rodja, insan, wesal, tahfidz tv, share channel, surau, niaga,mensahe dll. Berikut langkah-langkah setting-nya gan : Kita siapkan terlebih dahulu alat dan bahan sebelum setting, dengan spesifikasi parabola diameter minimal 8 feet (semakin besar semakin bagus hasil gambar gan), LNB F double 2 satelite, Tv dan receiver untuk settingnya harus disiapkan juga gan, serta kunci inggris, kunci 12-13 dan kunci 14-15. Setelah parabola telah siap dirakit dan berdiri tegak di atas tiang nya, lalu cek kabel yang terhubung dengan LNB ...

Frequency satelite ABS 2

Satelit ABS2 adalah satelit yang diluncurkan pada oktober 2010 dengan derajat kemiringan 75 bujur timur. Frekuensi saluran pada satelit ini berisi beberapa channel RRC dan channel Taiwan. Tipe LNB yang sesuai dengan frekuensi channel yaitu tipe LNB C-Band dan frekuensi LNB 5150. Channel-channel yang terdapat pada satelite  ABS2  ini ialah channel yang bersifat FTA (Free to Air) dapat diakses secara gratis melalui parabola. Untuk dapat tracking satelit  ABS2 , melalui parabola dengan specifikasi payung parabola minimal 8 feed, menggunakan LNB C-Band dan Digital HD ataupun Mpeg-4. Kemudian dengan arah payung parabola, pada derajat kemiringan 75 o  East. Untuk dapat menemukan channel pada satelit  ABS2 , dapat dilakukan melalui 2 cara mode scan, yakni mode scan auto atau mode scan manual. Untuk mode scan auto yakni masuk pada menu kemudian pilih Instalasi dan cari scan otomatis, terakhir pilih satelit  ABS2 , kemudian pada mode scan pilih Blind sca...