Skip to main content

cara scan receiver baru How to scan new receiver


Untuk langkah-langkah dalam scanning pada receiver yang baru di beli, sebaiknya kita hapus terlebih dahlu semua channel yang ada agar kita dapat melihat hasil siaran yang akan kita scanning tanpa tercampur dengan channel dari satelite lain yang terkadang memiliki frekwensi serta symbol rate tahun-tahun kemarin yang belum di upgrade. Nah, untuk menghapus channel bawaan pabrik kita bisa lakukan dengan menekan tombol menu pada remote receiver, lalu pilih hapus semua. Untuk beberapa receiver lain cara nya adalah tekan ok pada remote receiver => tekan tombol 5 => masukkan kode 0000 => lalu tekan ok simpan dan pilih ya.
Setelah kita hapus semua channel yang lama, kita langsung menuju step scanning channel :
Untuk contoh kali ini kita akan scan satelite Palapa D, hal yang dilakukan ialah masuk ke setting receiver dengan tekan menu pada remote, kemudian pilih daftar TP => pilih dengan menggeser panah ke kanan hingga dapat satelite Palapa D => pilih transponder 4080 H 28125

Setelah kita pastikan satelite dan transpondernya tepat, maka akan terlihat di bagian bawah transponder ada parameter sinyal intensitas dan kualitas signal.yang perlu diperhatikan sebelum melakukan scan adalah kita harus pastikan posisi satelite yang akan di scan telah tepat. Untuk mengetahuinya yakni melihat persentasi pada “kualitas signal”, jika kualitas signal 50% lebih maka posisi parabola anda sudah tepat dan kita dapat melakukan scan satelite. Namun jika dibawah 35% maka parabola harus di setting hingga pas pada posisi arah satelite palapa D, untuk langkah tersebut bisa dilihat disini http://Menyetel- arah -parabola.

Oke masuk langkah terakhir yaitu scan channel, yakni dengan menekan menu kemudian turunkan kursor ke bawah pilih antena setting => pilih pencarian satelite tunggal => atur satelite Palapa D , dengan mode pencarian “cari auto” => pindahkan kursor ke bawah ke menu cari lalu tekan ok. Tunggu hingga 100% lalu simpan dengan pilih ya.
Itu tadi tutorial scanning satelite di digital parabola, untuk satelite yang lain cara kerja nya sama saja. Intinya sebelum melakukan scan kita harus menempatkan posisi arah parabola kita ke arah satelite tersebut dengan melihat kualitas signal pada salah satu frekwensi di satelite yang ingin kita cari. Mungkin itu saja yang dapat saya share, lebih dan kurang saya mohon maaf gan. Sekian dan terima kasih “salam satelite” :)

Untuk wilayah Kota Medan pemasangan melalui jasa teknisi kita dikenakan biaya  Rp.1.000.000 dan telah gratis ongkir. Untuk pembayaran setelah parabola terpasang. Harga tersebut meliputi spesicifikasi berikut:
1.      Kebutuhan untuk 1 tv
2.      LNB
3.      Dish Parabola 8 feed
4.      Receiver Mpeg4 (HD)
5.      Jatah kabel coaxial 15 meter

Konfirmasi lebih lanjut dapat komunikasi dengan  Bob, seputar pemasangan baik kebutuhan rumah, motel dan hotel. 

08887904647 (whatsapp)

Popular Post :







Comments

Popular posts from this blog

Menyetel arah parabola - setting parabola

Cara setting parabola gampang Sebelum kita ke pokok permasalahan gan, kita cerita sedikit tentang incaran siaran apa yang mau dituju. Setelah kita telah menentukan channel/siaran apa yang dicari apakah siaran lokal Indonesia atau channel luar seperti siaran Arab Mekah, Madinah, siaran Tiongkok, Lotus dll. Untuk tutorial kali ini ane jelasin tentang setting satellite Palapa D dan Telkom dengan channel local Indonesia lengkap serta plus siaran dakwah islam seperti rodja, insan, wesal, tahfidz tv, share channel, surau, niaga,mensahe dll. Berikut langkah-langkah setting-nya gan : Kita siapkan terlebih dahulu alat dan bahan sebelum setting, dengan spesifikasi parabola diameter minimal 8 feet (semakin besar semakin bagus hasil gambar gan), LNB F double 2 satelite, Tv dan receiver untuk settingnya harus disiapkan juga gan, serta kunci inggris, kunci 12-13 dan kunci 14-15. Setelah parabola telah siap dirakit dan berdiri tegak di atas tiang nya, lalu cek kabel yang terhubung dengan LNB ...

Frequency Satelite PAKSAT 1

Satelit PAKSAT 1 merupakan satelite yang mencakup area indonesia (beam indonesia) sehingga dapat diakses untuk ditangkap melalui signal frekuensi LNB parabola hampir diseluruh indonesia. Satelit Paksat 1 diluncurkan pada Akhir Januari di tahun 1996 yang merupakan awal dari peluncuran satelit  lainnya.  Satelit Paksat1 merupakan satelit milik negara pakistan, dengan slot-slot yang diisi oleh beberapa channel-channel dari negara Pakistan maupun negara tetangga-nya. Dengan kerja sama yang dijalin dengan negara lain, maka semakin menambah saluran yang bersanding pada daftar channel di satelit Paksat ini. Saluran yang disuguhkan pada satelit ini dimulai dari berita-berita  dalam dan luar negeri, film drama/sinetron, saluran musik hingga saluran yang bersifat religi. Secara keseluruhan channel-channel yang ada pada satelit Paksat1 ini bersifat FTA (Free to Air) gratis untuk di akses, cukup dengan pemasangan parabola satelit. Parabola merupakan rangkaian hardware dan softwar...

Frequency satelite ABS 2

Satelit ABS2 adalah satelit yang diluncurkan pada oktober 2010 dengan derajat kemiringan 75 bujur timur. Frekuensi saluran pada satelit ini berisi beberapa channel RRC dan channel Taiwan. Tipe LNB yang sesuai dengan frekuensi channel yaitu tipe LNB C-Band dan frekuensi LNB 5150. Channel-channel yang terdapat pada satelite  ABS2  ini ialah channel yang bersifat FTA (Free to Air) dapat diakses secara gratis melalui parabola. Untuk dapat tracking satelit  ABS2 , melalui parabola dengan specifikasi payung parabola minimal 8 feed, menggunakan LNB C-Band dan Digital HD ataupun Mpeg-4. Kemudian dengan arah payung parabola, pada derajat kemiringan 75 o  East. Untuk dapat menemukan channel pada satelit  ABS2 , dapat dilakukan melalui 2 cara mode scan, yakni mode scan auto atau mode scan manual. Untuk mode scan auto yakni masuk pada menu kemudian pilih Instalasi dan cari scan otomatis, terakhir pilih satelit  ABS2 , kemudian pada mode scan pilih Blind sca...