Skip to main content

Type-type LNB


LNB ( Low Noise Block ) adalah perangkat keras yang berada pada ujung parabola berfungsi sebagai penangkap gelombang elektromagnetik melalui piringan parabola, kemudian frekwensi dari satelite ditranformasikan menjadi data oleh receiver (penerima data).
Secara umum LNB terdiri dari 3 tipe :
1.    LNB C Band

LNB C Band merupakan hardware yang mampu menangkap signal frekwensi dari 5150 Hz – 5750 Hz. Secara umum cakupan channel dari LNB C Band ini ialah channel dengan format FTA (Free to Air), namun seiring perkembangan teknologi khususnya receiver parabola telah banyak di pasaran kita temukan receiver prabayar yang digabungkan dengan receiver FTA. Sehingga kita dapat menyesuaikan keinginan channel-channel yang kita sukai dengan ketebalan dompet kita, maksudnya adalah jika kita mau menonton tv berbayar kita bisa membeli voucher, maka kita dapat melihat channel FTA sekaligus TV berbayar. Namun jika kita tidak ingin memperpanjang voucher karena uangnya untuk keperluan lain, maka tidak ada masalah. Kita bisa membeli voucher nya dibulan depan ataupun tahun depan, sesuai kehendak kita. Lain halnya dengan langganan tv berbayar, jika kita tidak membayar sebulan saja maka akan diberi peringatan dan diuber-uber untuk segera membayar. Dan ujung-ujungnya memutuskan untuk berhenti berlangganan. LNB C Band didukung dengan dish parabola yang besar untuk menangkap signal secara optimal. LNB ini memiliki kelebihan tahan terhadap cuaca ekstrim seperti hujan deras, asalkan arah parabola tetap dan tidak bergeser.

2.    LNB KU Band
 LNB KU Band adalah LNB dengan tangkapan frekwensi signal lebih tinggi dari LNB C Band yakni frekwensi signal 9750 Hz – 10750 Hz. LNB KU Band berbentuk bulat sedikit memanjang dan berukuran lebih kecil dari LNB C Band. Dengan dish Solid berukuran kecil, jenis parabola ini dapat menghemat tempat dan terlihat simpel. Kelemahan dari LNB ini ialah gambar akan pecah seperti kaset yang sudah rusak pada keadaan mendung apalagi hujan.

3.    LNB S Band
LNB S Band merupakan LNB yang dipergunakan oleh provider tv berlangganan seperti Indovision. Kenapa mereka mengunakan LNB tipe ini ? , Karena LNB tipe ini menggunakan dish solid cukup dengan ukuran 6 feed sehingga menghemat tempat dan mempermudah dalam tranportasi untuk sampai kepada konsumen. Disisi lain LNB tipe ini memiliki kelebihan tahan terhadap cuaca hujan, sehingga kenyamanan dalam menonton tayangan yang disuguhkan tetap terjaga. Namun kelemahan nya adalah biaya yang cukup expansive untuk membayar itu semua membuat sebagian konsumen sedikit berpikir.  





Comments

Popular posts from this blog

Frequency Satelite PAKSAT 1

Satelit PAKSAT 1 merupakan satelite yang mencakup area indonesia (beam indonesia) sehingga dapat diakses untuk ditangkap melalui signal frekuensi LNB parabola hampir diseluruh indonesia. Satelit Paksat 1 diluncurkan pada Akhir Januari di tahun 1996 yang merupakan awal dari peluncuran satelit  lainnya.  Satelit Paksat1 merupakan satelit milik negara pakistan, dengan slot-slot yang diisi oleh beberapa channel-channel dari negara Pakistan maupun negara tetangga-nya. Dengan kerja sama yang dijalin dengan negara lain, maka semakin menambah saluran yang bersanding pada daftar channel di satelit Paksat ini. Saluran yang disuguhkan pada satelit ini dimulai dari berita-berita  dalam dan luar negeri, film drama/sinetron, saluran musik hingga saluran yang bersifat religi. Secara keseluruhan channel-channel yang ada pada satelit Paksat1 ini bersifat FTA (Free to Air) gratis untuk di akses, cukup dengan pemasangan parabola satelit. Parabola merupakan rangkaian hardware dan softwar...

Menyetel arah parabola - setting parabola

Cara setting parabola gampang Sebelum kita ke pokok permasalahan gan, kita cerita sedikit tentang incaran siaran apa yang mau dituju. Setelah kita telah menentukan channel/siaran apa yang dicari apakah siaran lokal Indonesia atau channel luar seperti siaran Arab Mekah, Madinah, siaran Tiongkok, Lotus dll. Untuk tutorial kali ini ane jelasin tentang setting satellite Palapa D dan Telkom dengan channel local Indonesia lengkap serta plus siaran dakwah islam seperti rodja, insan, wesal, tahfidz tv, share channel, surau, niaga,mensahe dll. Berikut langkah-langkah setting-nya gan : Kita siapkan terlebih dahulu alat dan bahan sebelum setting, dengan spesifikasi parabola diameter minimal 8 feet (semakin besar semakin bagus hasil gambar gan), LNB F double 2 satelite, Tv dan receiver untuk settingnya harus disiapkan juga gan, serta kunci inggris, kunci 12-13 dan kunci 14-15. Setelah parabola telah siap dirakit dan berdiri tegak di atas tiang nya, lalu cek kabel yang terhubung dengan LNB ...

Frequency satelite ABS 2

Satelit ABS2 adalah satelit yang diluncurkan pada oktober 2010 dengan derajat kemiringan 75 bujur timur. Frekuensi saluran pada satelit ini berisi beberapa channel RRC dan channel Taiwan. Tipe LNB yang sesuai dengan frekuensi channel yaitu tipe LNB C-Band dan frekuensi LNB 5150. Channel-channel yang terdapat pada satelite  ABS2  ini ialah channel yang bersifat FTA (Free to Air) dapat diakses secara gratis melalui parabola. Untuk dapat tracking satelit  ABS2 , melalui parabola dengan specifikasi payung parabola minimal 8 feed, menggunakan LNB C-Band dan Digital HD ataupun Mpeg-4. Kemudian dengan arah payung parabola, pada derajat kemiringan 75 o  East. Untuk dapat menemukan channel pada satelit  ABS2 , dapat dilakukan melalui 2 cara mode scan, yakni mode scan auto atau mode scan manual. Untuk mode scan auto yakni masuk pada menu kemudian pilih Instalasi dan cari scan otomatis, terakhir pilih satelit  ABS2 , kemudian pada mode scan pilih Blind sca...